Day 2: Cara Menulis Prompt Dasar yang Jelas dan Mudah Dipahami AI
Prompt adalah instruksi yang kita berikan kepada AI. Ibarat meminta bantuan ke orang lain, semakin jelas permintaannya, semakin besar kemungkinan hasilnya sesuai.
Formula prompt sederhana
Gunakan pola berikut: peran + tugas + konteks + format.
- Peran: minta AI bertindak sebagai siapa, misalnya editor, guru, marketer, atau analis.
- Tugas: jelaskan apa yang harus dibuat.
- Konteks: beri latar belakang pembaca, tujuan, dan batasan.
- Format: minta hasil dalam poin, tabel, checklist, atau paragraf singkat.
Contoh prompt buruk vs bagus
Prompt buruk: “Buat caption.” Hasilnya biasanya terlalu umum.
Prompt bagus: “Bertindak sebagai social media specialist. Buat 5 caption Instagram untuk promosi kelas AI pemula. Target pembaca adalah karyawan non-teknis. Gaya bahasa santai, tidak terlalu jualan, maksimal 2 kalimat per caption.”
Latihan hari ini
Ambil satu kebutuhan nyata, misalnya membuat email, caption, atau ringkasan. Tulis prompt menggunakan formula di atas. Lalu bandingkan dengan prompt pendek yang biasa Anda tulis.
Prompt latihan
Bertindak sebagai mentor AI untuk pemula. Nilai prompt saya berikut ini: [tempel prompt]. Jelaskan bagian yang kurang jelas dan tulis versi yang lebih baik.
Target hari kedua: Anda bisa membuat prompt yang jelas, bukan hanya mengetik pertanyaan pendek.
← Sebelumnya: Day 1: Mindset AI untuk Pemula – Mulai dari Masalah, Bukan Tools
Berikutnya: Day 3: Teknik Revisi Prompt – Dari Jawaban Biasa ke Jawaban Berkualitas →
Lanjut Belajar AI
Jika artikel ini membantu, lanjutkan ke materi terstruktur agar pemahaman AI lebih rapi dan praktis.