|

AI Fundamentals Modul 2: Praktik Memakai AI untuk Brainstorming dan Tugas Harian

Setelah memahami mindset kolaborasi, langkah berikutnya adalah praktik. Mulailah dari tugas ringan yang hasilnya mudah dicek: brainstorming, ringkasan, email, caption, atau daftar ide.

Kenapa mulai dari brainstorming?

Brainstorming aman untuk pemula karena tidak menuntut jawaban benar-salah yang terlalu ketat. Anda bisa meminta banyak opsi, lalu memilih yang paling cocok.

Contoh pemakaian

  • Mencari 20 ide konten Instagram untuk bisnis kuliner.
  • Membuat daftar pertanyaan interview pelanggan.
  • Mengubah ide kasar menjadi outline presentasi.
  • Menyusun agenda meeting 30 menit.

Workflow 15 menit

  1. Tulis tujuan dalam satu kalimat.
  2. Minta AI memberi 10 ide.
  3. Minta AI mengelompokkan ide menjadi 3 kategori.
  4. Pilih 3 ide terbaik.
  5. Minta AI membuat langkah eksekusi.

Prompt latihan: Beri saya 15 ide untuk [tujuan]. Kelompokkan menjadi ide mudah, sedang, dan ambisius. Tambahkan alasan kenapa tiap ide layak dicoba.

Target modul: Anda bisa memakai AI untuk menghasilkan ide dan mengubahnya menjadi langkah kerja sederhana.

Latihan Praktik di ChatGPT, Gemini, atau Claude

Gunakan AI untuk brainstorming ide yang dekat dengan kehidupan Anda. Contoh paling mudah: ide konten, ide usaha kecil, atau ide membuat pekerjaan lebih cepat.

Bantu saya brainstorming 20 ide [konten/usaha/perbaikan kerja] untuk [konteks]. Kelompokkan menjadi: mudah dilakukan hari ini, butuh persiapan, dan ide jangka panjang. Beri alasan singkat untuk tiap ide.

Variasi latihan: di Gemini, coba tambahkan konteks dari Google Workspace jika tersedia. Di Claude, coba minta analisis yang lebih panjang. Di ChatGPT, coba minta versi tabel dan checklist.

Lanjut Belajar AI

Jika artikel ini membantu, lanjutkan ke materi terstruktur agar pemahaman AI lebih rapi dan praktis.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *